Rabu, 23 November 2016

[id-android] WTI: Infinix Hot 4 dan Hot 4 Pro Sasar Konsumen Berbeda

Naskah ini sebenarnya dilengkapi 17 foto. Supaya ukuran email tidak terlalu besar, hanya lima foto yang saya kirimkan ke milis. Versi lengkap dapat dibaca di goo.gl/STOiTD
 
Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain.
 
Tanpa konfirmasi dan izin tertulis, dilarang memakai naskah review ala HSW untuk materi promosi atau bahan penunjang berjualan.

 
Kemarin (22/11) Infinix meluncurkan dua ponsel terbarunya di Indonesia, Hot 4 dan Hot 4 Pro. Sepasang ponsel itu mengusung tiga fitur unggulan. Yakni, pemindai sidik jari (fingerprint scanner) dan baterai tahan lama 4.000 mAh yang bisa diisi ulang dengan cepat. Keduanya juga dilengkapi pengolah suara yang lebih cerdas (smart voice). Teknologi yang diadopsi sanggup mengurangi gangguan (noise) suara dan menyesuaikan tingkat volume saat pengguna bertelepon.

Meskipun memiliki fitur unggulan yang seragam, Hot 4 dan Hot 4 Pro menyasar kelompok konsumen yang berbeda. Hot 4 membidik calon pengguna yang belum memerlukan layanan 4G LTE, sedangkan Hot 4 Pro untuk pemburu ponsel dengan kompatibilitas 4G LTE lengkap.

Hot 4 alias X557 memanfaatkan prosesor empat inti (quad core) MediaTek MT6580 1,3 GHz. Ia hadir dengan layar IPS 5,5 inci beresolusi HD 1.280 x 720 piksel. Spesifikasi lainnya meliputi dua selot micro SIM, satu selot memori eksternal yang siap dipadukan dengan microSD berkapasitas sampai 32 GB, RAM 2 GB, dan ROM 16 GB.

Kamera utama ponsel Android 6.0 Marshmallow tersebut beresolusi delapan megapiksel, sedangkan kamera depannya hanya lima megapiksel. Hot 4 dibanderol Rp 1,399 juta. Ponsel yang belum mendukung layanan 4G LTE itu akan dijual via Lazada mulai bulan depan.

Sementara itu, pengguna yang rutin memerlukan layanan 4G LTE disodori Hot 4 Pro X556. Karena mendukung LTE di frekuensi 850, 900, 1800, dan 2300 MHz, berarti di atas kertas ponsel tersebut kompatibel dengan semua operator 4G LTE di Indonesia. Smartfren dan Bolt pun bisa.

Sebagian spesifikasi Hot 4 Pro sama dengan Hot 4. Selain tampilan fisik dan kemampuan 4G LTE,  masih ada tiga perbedaan di antara dua ponsel itu. Pertama, chipset yang digunakan. Hot 4 memakai prosesor MT6580, sedangkan Hot 4 Pro memanfatkan prosesor empat inti MediaTek MT6737 1,3 GHz.

Kedua, resolusi kamera utama. Kamera utama di sisi belakang Hot 4 beresolusi delapan megapiksel. Sementara itu, kamera utama Hot 4 Pro sanggup menghasilkan foto beresolusi hingga 13 megapiksel.

Ketiga, kapasitas maksimal microSD. Pengguna Hot 4 cuma dapat menyelipkan kartu microSD berdaya tampung paling besar 32 GB. Sedangkan pemilik Hot 4 Pro bisa memasangkan kartu microSD 128 GB alias empat kali lipat lebih besar.

Hot 4 Pro akan dipasarkan melalui jalur offline pada awal 2017. Harga ritel resmi ponsel yang kelak dirakit di Indonesia itu dipatok Rp 1,699 juta. Lebih mahal daripada Hot 4 karena spesifikasinya memang lebih tinggi. Anda pilih yang mana?

***

Infinix seri Hot ditujukan untuk entry level. Pengguna pemula. Harga lebih terjangkau, spesifikasi tidak setinggi seri Note dan Zero.

Inilah ciri-ciri kebanyakan ponsel untuk pengguna pemula. Lewat seri Hot, Infinix menawarkan ponsel yang keluar dari batasan tersebut.

Ada tiga poin yang ditonjolkan dari seri Hot 4. Pertama, dibekali pemindai sidik jari. Lebih aman buat pengguna.

Kedua, hadir dengan baterai berkapasitas besar. Infinix mengklaim baterai 4.000 mAh di Hot 4 dan Hot 4 Pro sanggup bertahan selama dua hari.

Baterai berkapasitas besar itu bisa diisi ulang dengan cepat.

Hot 4 dan Hot 4 Pro mengadopsi smart voice.

Berkat smart voice, sambil naik motor pengguna tetap dapat bertelepon dengan nyaman. Sstt… jangan meniru dua pengguna di bawah ini ya. Mereka bandel. Tidak mengenakan helm dan salah satu di antaranya malahan sibuk berhalo-halo. ��

Perbandingan spesifikasi dan harga. Jadi, berapakah harga Hot 4 dan Hot 4 Pro?

Inilah harganya….

Penampakan Infinix Hot 4.

Kini penampakan nyata Infinix Hot 4 Pro.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar